Wall Street Menguat, Komposit Nasdaq Rekor

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Selasa (23/6/2020) dengan indeks komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, mencatatkan angka penutupan rekor berkat lonjakan yang dialami saham sektor teknologi.

Seperti dilansir Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average naik 131,14 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 26.156,10. Indeks S&P 500 meningkat 13,43 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 3.131,29.

Indeks komposit Nasdaq menguat 74,89 poin, atau sekitar 0,74 persen, menjadi 10.131,37. Indeks komposit Nasdaq telah mencatatkan angka rekor penutupan dua sesi beruntun, terus menguat dalam delapan sesi terakhir.

Saham perusahaan teknologi Apple melambung 2,13 persen usai merilis pratinjau sistem operasi iPhone terbaru, iOS 14, dalam Worldwide Developers Conference virtual.

Saham Amazon dan Microsoft masing-masing meningkat 1,86 persen dan 0,67 persen. Indeks sektor teknologi S&P 500 naik 0,7 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Agustus 2020 naik US$15,60, atau sekitar 0,88 persen, menjadi US$1.782 per ons. Indeks dolar AS turun 0,64 persen.

Bursa saham Eropa mengalami penguatan pada Selasa (23/6/2020), dengan indeks STOXX 600 Eropa melonjak 1,3 persen, seiring berlangsungnya kembali aktivitas bisnis meski pandemi virus Corona (COVID-19) masih terus berlangsung.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, melonjak 75,50 poin, atau sekitar 1,21 persen, menjadi 6.320,12. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melambung 260,79 poin, atau sekitar 2,13 persen, menjadi 12.523,76.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 92,70 poin, atau sekitar 1,26 persen, menjadi 7.438,40. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 68,98 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 5.017,68.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2520 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,1057 euro per pound.