Indeks Kospi Melonjak 1,42 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 30,27 poin, atau sekitar 1,42 persen, pada Rabu (24/6/2020), menjadi 2.161,51. Volume perdagangan mencapai 895 juta saham senilai 12,7 triliun won atau sekitar US$10,6 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 518 berbanding 319.

Indeks Kospi melonjak seiring reli yang berlangsung di Wall Street. Angka indeks juga terpengaruh meredanya ketegangan di Semenanjung Korea setelah Korea Utara memutuskan untuk menghentikan rencana aksi militer ke Korea Selatan dalam pertemuan Central Military Comission yang dihadiri Kim Jong-Un.

“Indeks Kospi menguat seiring reli yang berlangsung di Wall Street dan meredanya ketegangan antara Korea Selatan dengan Korea Utara,” kata Choi Yoo-June, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi membeli saham senilai 118,2 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing menjual saham senilai 155,9 miliar won dan 9,5 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 2,92 persen dan 2,26 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung Biologics melonjak 2,12 persen usai mengumumkan pesanan produk senilai 381 miliar won dari perusahaan farmasi Eropa.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melambung 4,36 persen dan 4,65 persen. Saham Hyundai Mobis menanjak 6,22 persen berkat keberhasilan mengembangkan teknologi koneksi 5G bagi kendaraan roda empat.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 9,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.199,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,39 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 11,30 poin, atau sekitar 0,19 persen, menjadi 5.965,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Filipina, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 8,93 poin, atau sekitar 0,30 persen, menjadi 2.979,55. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 125,76 poin, atau sekitar 0,50 persen, menjadi 24.781,58.