Indeks Kospi Naik 0,21 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 4,51 poin, atau sekitar 0,21 persen, pada Selasa (23/6/2020), menjadi 2.131,24. Volume perdagangan mencapai 906 juta saham senilai 13,3 triliun won atau sekitar US$11 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 586 berbanding 262.

Indeks Kospi sempat mengalami tekanan usai penasihat Gedung Putih terkait perdagangan internasional, Peter Navarro, menyatakan kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok telah usai.

Angka indeks kemudian rebound setelah Presiden AS Donald Trump mencuitkan dalam akun Twitter-nya bahwa kesepakatan dagang AS-Tiongkok masih berlaku sepenuhnya. Navarro menarik penyataan awal dan kemudian menyebut kesepakatan tetap berlangsung.

“Komentar Navarro sempat menimbulkan kekhawatiran dan menyebabkan terjadi aksi penjualan saham,” jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 55,6 miliar won dan 283 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 355 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,15 persen dan 0,94 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion sebaliknya masing-masing melonjak 1,13 persen dan 7,24 persen.

Saham perusahaan operator portal internet Naver melambung 2,22 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,20 persen, sedangkan saham perusahaan kimia LG Chem turun 0,40 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.208,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,72 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia meningkat 9,90 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 5.954,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Thailand, menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Vietnam, Indonesia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 5,35 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 2.970,62. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 370,66 poin, atau sekitar 1,51 persen, menjadi 24.882.