HSBC Akan Berhentikan 35.000 Karyawan

foto: istimewa

Pasardana.id - HSBC menghidupkan kembali rencana pemberhentian 35.000 karyawan dalam upaya meredam dampak negatif berlansungnya pandemi virus Corona (COVID-19) terhadap kinerja bank Inggris tersebut. HSBC juga akan menghentikan seluruh rekrutmen eksternal.

“Kami tak dapat menunda lebih lama lagi rencana pemberhentian karyawan,” ungkap CEO HSBC Noel Quinn dalam pernyataan yang dirilis kepada 235.000 karyawan HSBC di seluruh dunia pada Rabu (17/6/2020), seperti dikutip Reuters.

HSBC pada Maret lalu menunda rencana pemberhentian karyawan karena menganggap tindakan tersebut tidak tepat dilakukan saat pandemi berlangsung. Namun karena memburuknya kondisi perusahaan, dengan non-performing loan (NPL) mencapai US$3 miliar pada kuartal I 2020, HSBC mau tidak mau melakukan restruturisasi.

Restrukturisasi diharapkan dapat membuat HSBC menghemat US$4,5 miliar atau sekitar Rp63,9 triliun.

Saham HSBC yang tercatat di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, telah mengalami penurunan 27 persen sejak awal Maret lalu.