Indeks Kospi Anjlok 2,68 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 52,19 poin, atau sekitar 2,68 persen, pada Senin (4/5/2020), menjadi 1.895,37. Volume perdagangan mencapai 1,1 miliar saham senilai 10,1 triliun won atau sekitar US$8,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 549 berbanding 312.

Angka indeks anjlok dipicu mencuatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan menjatuhkan tarif baru terhadap Tiongkok yang dianggapnya gagal menangani penyebaran virus Corona (COVID-19) dengan baik.

“Meningkatnya tensi AS-Tiongkok berpengaruh buruh terhadap pasar saham lokal,” kata Noh Dong-Kil, analis NH Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor ritel membeli saham senilai 1,69 triliun won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 940 miliar won dan 804 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing terjun 3 persen dan 3,23 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Hyundai Mobis masing-masing anjlok 2,24 persen dan 1,45 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem terjun 4,38 persen, sedangkan saham perusahaan baja POSCO anjlok 3,25 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver naik 0,76 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 10,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.229,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang terjun 2,5 persen, di saat Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya perayaan Hari Hijau yang merupakan bagian dari Golden Week.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 73,90 poin, atau sekitar 1,41 persen, menjadi 5.319,80. Bursa saham di Asia Tenggara diwarnai dengan pelemahan, termasuk juga di Indonesia. Bursa Thailand tutup sehubungan berlangsungnya peringatan penobatan Raja Vajiralongkorn.

Bursa Efek Shanghai di Tiongkok tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang May Day. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 1.034,70 poin, atau sekitar 4,20 persen, menjadi 23.608,89.