Empat Emiten Naik Kelas Ke Papan Utama

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id -  Bursa Efek Indonesia (BEI) memindahkan empat emiten dari pencatatan di papan pengembangan ke papan utama.

Empat emiten itu adalah; BFIN (PT BFI Finance Indonesia Tbk), IPCC (PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk), MSIN (PT MNC Studio International Tbk), dan PEHA (PT Phapros Tbk).

Dikutip dari pengumuman BEI, Kamis (28/5/2020), bahwa  kebijakan itu berdasarkan ketentuan VI. Lampiran Keputusan Direksi BEI Nomor 00183/BEI/12-2018 tanggal 26 Desember 2018 perihal perubahan ketentuan nomor 1-A tentang saham dan efek bersifat ekuitas.

“BFIN, IPCC, MSIN, dan PEHA mengalami perpindahan dari papan pengembangan ke papan utama sejak perdagangan 29 Mei 2020,” sebut pengumuman BEI.

Untuk diketahui, saat ini, BEI memiliki tiga papan, yakni papan utama, papan pengembangan dan papan akselerasi.

Sedangkan untuk masuk papan utama harus menjalani kegiatan operasional minimal 36 bulan, membukukan laba operasional satu tahun terakhir, mencatatkan aset berwujud minimal Rp100 miliar, mendapatkan opini WTP (wajar tanpa pengecualian) atau WTM (wajar tanpa modifikasi) selama dua tahun terakhir, dan jumlah pemegang saham lebih dari 1000 pihak.

Selain itu, jumlah saham yang dimiliki pihak selain pengendali dan utama minimal 300 juta saham, 20% dari total perusahaan untuk ekuitas kurang dari Rp500 miliar, 15% dari total saham untuk ekuitas Rp500 miliar hingga Rp2 triliun, dan 10% dari total ekuitas lebih dari Rp2 triliun.