Tekor Nilai Tukar, UCID Rugi Rp131 Miliar

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id PT Uni-Charm Indonesia Tbk (UCID) pada akhir kuartal I tahun 2020 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp131,34 miliar atau memburuk dibandingkan kuartal I 2019, yang mencatatkan laba bersih sebesar Rp99,6 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal I 2020 dengan telaah terbatas emiten pembalut wanita tersebut, yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Rabu (20/5/3020).

Padahal, dalam laporan keuangan tersebut tertera pendapatan di kuartal I tahun 2020 sebesar Rp2,047 triliun atau naik 1,48% dibanding akhir Maret 2019 yang tercatat sebesar Rp2,017 triliun.

Tapi, beban Pokok pendapatan tercatat sebesar Rp1,53 triliun atau naik 1,25% dibanding kuartal I 2019, yang tercatat sebesar Rp1,517 triliun.

Ditambah dengan kerugian nilai tukar rupiah selama tiga bulan pertama tahun 2020 sebesar Rp259,3 miliar, sedangkan periode yang sama tahun lalu, mengalami untung Rp39,26 miliar.

Selain itu, pada sisi ekuitas tercatat sebesar Rp4,16 triliun atau turun 4,14% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp4,34 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp4,52 triliun atau mengalami peningkatan 13,85% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp3,97 triliun.  

Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp8,6 triliun atau naik 4,4% dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp8,31 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp350 miliar atau tumbuh 224,07% dibandingkan kuartal I 2019, yang tercatat  Rp108 miliar.