Indeks Kospi Naik 0,51 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id -  Volume perdagangan moderat mencapai 752,7 juta saham senilai 9,24 triliun won atau sekitar US$7,49 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 424 berbanding 423.

Angka indeks sempat melemah di awal perdagangan dipicu kekhawatiran menegangnya hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan akan memblokir pengiriman semikonduktor ke Huawei Technologies. Rebound kemudian terjadi setelah investor ritel dan institusi melakukan pembelian.

“Presiden Trump menginginkan kesepakatan baru sebelum berlangsungnya pilpres di AS yang menggabungkan investasi masif dalam program infrastruktur sosial dengan suku bunga negatif,” kata Oh Chang-Seop, ekonom Hyundai Motor Securities, seperti dikutip Yonhap News.

“Negara-negara lain, termasuk Tiongkok, negara-negara di Eropa, dan Korea Selatan, telah mengumumkan program investasi yang masif untuk mendukung pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Investor asing menjual saham senilai 93,3 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 30,2 miliar won dan 34,2 miliar won.

Saham Samsung Electronics yang merupakan perusahaan manufaktur ponsel pintar terbesar di dunia melambung 1,99 persen. Saham LG Electronics juga meningkat tajam, sebesar 3,68 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan manufaktur microchip SK Hynix turun 0,98 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melemah 0,43 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,40 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.232,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Australia meningkat 55,70 poin, atau sekitar 1,03 persen, menjadi 5.460,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 6,96 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 2.875,42. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 137,30 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 23.934,77.