Indeks Kospi Naik 0,12 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 2,32 poin, atau sekitar 0,12 persen, pada Jumat (15/5/2020), menjadi 1.927,28. Volume perdagangan moderat mencapai 850 juta saham senilai 9,55 triliun won atau sekitar US$7,75 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 485 berbanding 360.

Angka indeks hanya mengalami peningkatan tipis karena kekhawatiran menegangnya hubungan antara Amerika Serikat dan Tiongkok kembali mencuat.

Presiden AS Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan untuk memutus seluruh hubungan dengan Tiongkok karena dirinya kecewa dengan cara pemerintah Negeri Panda menangani penyebaran virus Corona (COVID-19) sehingga menjadi pandemi.

“Rebound harga minyak dunia sempat menghadirkan sentimen positif. Namun peningkatan indeks Kospi menjadi terbatas setelah tensi AS-Tiongkok mencuat,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing menjual saham senilai 472 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing membeli saham senilai 223 miliar won dan 241 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,31 persen, sedangkan saham SK Hynix melonjak 1,61 persen. Saham LG Electronics naik 0,37 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem meningkat 0,58 persen, sementara saham perusahaan kosmetik terjun 3,12 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, sedangkan saham Kia Motors dan Hyundai Mobis masing-masing melonjak 1,39 persen dan 1,77 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics anjlok 1,14 persen, sementara saham Celltrion naik 0,23 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.231 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 76,10 poin, atau sekitar 1,43 persen, menjadi 5.404,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 1,88 poin menjadi 2.868,46. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 32,27 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 23.797,47.