COVID-19 Tekan Peringkat Utang JSMR

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menurunkan peringkat utang PT Jasa Marga Tbk (JSMR), dari idAA menjadi idAA- dengan pandangan stabil.

Peringkat baru itu berlaku untuk korporasi dan oblogasi perseroan, dengan masa pemeringkatan 11 Mei hingga 12 Oktober 2020.

Direktur Utama Pefindo, Salyadi Saputra menyampaikan, penurunan peringkat mencerminkan tingkat daya ungkit keuangan JSMR yang meningkat dengan rasio utang terhadap EBITDA lebih dari 8x dari penambahan utang sebesar lebih dari Rp10 triliun pada entitas anak.

“Utang itu untuk membiayai penyelesaian proyek jalan tol dan potensi utang yang lebih tinggi pada entitas induk untuk menjaga likuiditas selama pandemi virus corona (COVID-19),” tulis dia dalam siaran pers, Jumat (15/5/2020).

Ia menambahkan, arus kas yang dihasilkan JSMR lebih rendah dengan penundaan penyesuaian tarif dan pendapatan jalan tol harian yang menurun sejak pertengahan Maret 2020.

“Ini sebagai dampak dari kebijakan Pemerintah melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di beberapa area untuk memitigasi penyebaran pandemi,” tambah dia.

Namun, lanjut dia, Pefindo menetapkan outlook atau pandangan kedepan stabil, karena masih ada ketidakpastian kapan pandemi ini akan berakhir.

“Pefindo menilai, sektor jalan tol akan pulih lebih cepat dibandingkan dengan sektor infrastruktur transportasi lainnya,” papar dia,

Meski demikian, terdapat keleluasaan keuangan JSMR yang kuat, tercermin dari hubungan yang baik dengan bank dan rekam jejak yang baik dalam memenuhi kewajibannya.

”Khususnya obligasi yang akan jatuh tempo sebesar Rp1 triliun pada bulan Oktober 2020 dan Rp4 triliun pada bulan Desember 2020,” kata dia.