Indeks Kospi Turun 0,80 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 15,46 poin, atau sekitar 0,80 persen, pada Kamis (14/5/2020), menjadi 1.924,96. Volume perdagangan mencapai 744 juta saham senilai 9,3 triliun won atau sekitar US$7,5 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 638 berbanding 229.

Angka indeks turun terpengaruh pernyataan pimpinan Federal Reserve Amerika Serikat Jerome Powell bahwa pemulihan ekonomi dari dampak pandemi virus Corona (COVID-19) akan memakan waktu berbulan-bulan. Para investor juga mengkhawatirkan mencuatnya tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan.

“Komentar Powell memicu terjadinya aksi jual saham oleh investor asing,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 552 miliar won dan 238 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 785 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing anjlok 1,13 persen dan 3,59 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Hyundai Mobis masing-masing melemah 0,86 persen dan 0,59 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 2,13 persen, sedangkan saham perusahaan baja POSCO terjun 2,89 persen. Di sisi lain, saham perusahaan biofarmasi Celltrion naik 0,93 persen, sementara saham perusahaan internet Kakao melambung 3,93 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,20 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.228 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 93,20 poin, atau sekitar 1,72 persen, menjadi 5.328,70. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 27,71 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 2.870,34. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 350,56 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 23.829,74.