Indeks Kospi Anjlok 1,34 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 25,72 poin, atau sekitar 1,34 persen, pada Jumat (24/4/2020), menjadi 1.889,01. Volume perdagangan moderat mencapai 922 juta saham senilai 9,5 triliun won atau sekitar US$7,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 684 berbanding 165.

Angka indeks turun setelah kabar terbaru menyebutkan bahwa obat Remdesivir yang dikembangkan Gilead Sciences gagal membantu penyembuhan pasien yang terjangkit virus Corona (COVID-19) dalam uji klinis pertama. Pelemahan diperkirakan akan terus berlangsung pada pekan depan.

“Angka indeks akan tertekan karena para investor kembali mengkhawatirkan dampak pandemi COVID-19 terhadap perekonomian global dan tingkat profitabilitas emiten,” kata Ha In-Hwan, analis Meritz Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing total membeli saham senilai 654 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 633 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics anjlok 1 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan utilitas Korea Electric Power masing-masing terjun 2,5 persen dan 2,8 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan baja POSCO naik 0,9 persen. Saham Hanjin KAL yang merupakan perusahaan induk maskapai penerbangan Korean Air Lines melambung 9,2 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 5,80 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.235,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 25,50 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 5.242,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 29,97 poin, atau sekitar 1,06 persen, menjadi 2.808,53. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 91,29 poin, atau sekitar 0,38 persen, menjadi 23.886,03.