BKPM Dorong Investor Tingkatkan Produksi Alkes

Foto : istimewa

Pasardana.id - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mendorong agar kalangan investor yang memiliki usaha di bidang produksi alat kesehatan (alkes) untuk lebih meningkatkan produktivitas.

Terlebih setelah percepatan izin sektor kesehatan diberikan BKPM dan Kementerian Kesehatan untuk pencegahan wabah virus corona. 

Hal itu disampaikan Bahlil, mengingat saat ini penyebaran Covid-19 telah terjadi dengan cukup cepat dan dalam skala masif.

Saat berkunjung ke Pabrik Multi One Plus di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/4/2020), Bahlil menyebutkan bahwa tujuan dirinya datang ke pabrik tersebut guna memastikan pabrik tersebut telah meningkatkan produksi alkes-nya.

Sebagai informasi, PT Multi One Plus adalah perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Korea Selatan yang telah berdiri sejak 9 Januari 2018.

Perusahaan tersebut terdaftar sebagai industri peralatan kedokteran dan kedokteran gigi, perlengkapan ortopedik, dan prostetik.

“Tidak hanya Multi One Plus, investor lain yang memproduksi alkes juga akan kami perintahkan begitu,” ujar Bahlil dalam keterangan resminya, Rabu (01/4).

Bahlil berpandangan, peningkatan produksi alkes dibutuhkan agar dapat memberikan optimisme kepada masyarakat luas bahwa Indonesia sanggup melalui masalah penyebaran Covid-19 dengan aman.

Karena itu, dirinya akan mengerahkan industri alkes untuk meningkatkan produksi secara besar-besaran.

"Situasi tidak normal. Ada masalah. Tapi kita tidak boleh menyerah. Kuncinya di alkes. Kalau ada kendala di impor bahan baku dan sebagainya, datang ke BKPM saja, satu hari selesai," tandasnya.