Wall Street Berakhir “Mixed”

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Senin (13/4/2020) setelah pelemahan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, dibarengi penguatan indeks komposit Nasdaq.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones merosot 328,6 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 23.390,77. Indeks S&P 500 turun 28,19 poin, atau sekitar 1,01 persen, menjadi 2.761,63. Indeks komposit Nasdaq meningkat 38,85 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 8.192,43.

Indeks perbankan S&P 500 terjun 4,1 persen setelah JPMorgan Chase & Co dan Wells Fargo & Co diperkirakan akan mengumumkan kinerja yang kurang baik untuk tahun ini sebagai dampak penyebaran virus Corona (COVID-19) dalam laporan yang dirilis Selasa (14/4/2020).

Indeks komposit Nasdaq memperpanjang penguatan menjadi tiga sesi beruntun setelah saham perusahaan e-commerce Amazon.com melambung 6,2 persen usai menyatakan akan merekrut 75.000 karyawan seiring meroketnya pesanan di tengah berlangsungnya pandemi.

Volume perdagangan tipis karena para trader di Benua Eropa masih menikmati libur Paskah.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juni 2020 naik US$8,6, atau sekitar 0,49 persen, menjadi US$1.761,4 per ons. Indeks dolar AS turun 0,13 persen menjadi 99,39.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,2529 per pound. Sedangkan nilai tukar euro terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,0922 per euro.