Indeks Kospi Melambung 2,19 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melambung 37,52 poin, atau sekitar 2,19 persen, pada Selasa (31/3/2020), menjadi 1.754,64. Volume perdagangan mencapai 1 miliar saham senilai 13,6 triliun won atau sekitar US$11,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 782 berbanding 108.

Angka indeks melambung mengikuti pergerakan saham di Wall Street. “Bursa Efek New York menguat dipicu kabar bahwa pemerintah Amerika Serikat akan meningkatkan kebijakan stimulus dan upaya mengembangkan vaksin virus Corona (COVID-19),” kata Kim Hoon-Gil, analis Hana Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Namun, menurut Kim lebih lanjut, para investor masih tetap diliputi kekhawatiran ketidakpastian kondisi perekonomian global sebagai dampak penyebaran COVID-19.

Secara global kasus penyebaran COVID-19 mencapai 786.270 kasus, dengan 9.786 kasus di antaranya terjadi di Korea Selatan. Total jumlah kasus COVID-19 yang berakhir dengan kematian mencapai 37.830 kasus, dengan 162 kasus kematian terjadi di Negeri Ginseng.

Investor asing melakukan aksi jual untuk sesi ke-19 beruntun, hari ini melepas saham senilai 73 miliar won. Investor institusi menjual saham senilai 291 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 387 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,21 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dam Celltrion masing-masing melambung 7,11 persen dan 23,78 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing melonjak 3,86 persen dan 4,21 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.217,40 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,1 persen. Para investor menyambut baik membaiknya aktivitas pabrik di Tiongkok, dengan angka indeks manajer pembelian manufaktur meningkat menjadi 52 pada Maret dari 35,7 pada bulan sebelumnya.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia terjun 104,60 poin, atau sekitar 2,02 persen, menjadi 5.076,80. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami penguatan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 3,08 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 2.750,30. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 328,05 poin, atau sekitar 1,42 persen, menjadi 23.503,16.