Indeks Kospi Turun 0,67 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 14,84 poin, atau sekitar 0,67 persen, pada Kamis (20/2/2020), menjadi 2.195,50. Angka indeks untuk pertama kalinya berada di bawah angka 2.200 sejak 5 Februari lalu.

Volume perdagangan mencapai 697 juta saham senilai 7,5 triliun won atau sekitar US$6,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 665 berbanding 187.

Menurut Seo Sang-Yong, analis Kiwoom Securities, angka indeks sempat menguat di awal perdagangan mengikuti pergerakan saham di Wall Street. “Namun aksi jual kemudian dilakukan para investor setelah beredar kabar jumlah orang yang terinfeksi virus Corona mengalami peningkatan tajam di Korea Selatan,” jelas Seo.

Jumlah kasus baru penyebaran virus Corona (COVID-19) di Korea Selatan mencapai 31 kasus, sehingga total mencapai 82 kasus. Sedangkan jumlah kasus penyebaran COVID-19 secara global mencapai 75.735 kasus.

Jumlah korban meninggal dunia akibat COVID-19 telah mencapai 2.129 orang, dengan dua korban meninggal di kapal pesiar Diamond Princess, Iran, dan Hong Kong dan satu korban meninggal di Jepang, Taiwan, Perancis, dan Filipina.

Investor institusi menjual saham senilai 341 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing membeli saham senilai 111 miliar won dan 194 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,33 persen, sebaliknya saham SK Hynix naik 0,48 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Kia Motors, dan Hyundai Mobis masing-masing anjlok 1,14 persen, 1,82 persen, dan 1,92 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melambung 3,71 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 9,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.198,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 17,90 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 7.162,50. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Filipina, Indonesia, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 54,75 poin, atau sekitar 1,84 persen, menjadi 3.030,15. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 43,20 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 27.612,61.