ANALIS MARKET (18/2/2020) : Sentimen Defisit Neraca Dagang Januari Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (17/2), IHSG mencatatkan net sell investor asing hingga Rp693 miliar dengan porsi terbesar senilai Rp262 miliar dibukukan oleh BBRI.

Investor mempertahankan aksi wait and see sebagai langkah antisipasi seiring penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Selasa, 18 Februari 2020.

Selain itu, GGRM mencatatkan nilai transaksi terbesar mencapai Rp19,8 miliar pada penutupan perdagangan Senin (17/02).

Agenda GGRM saat ini ialah peletakan batu pertama pembangunan Bandara Kediri pada April 2020, dan pembangunan bandara diperkirakan membutuhkan waktu 2 tahun dan selesai pada 2022.

Sementara itu, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 0,24% ke level 13.660 per dolar AS.

Di sisi lain, Indeks Stoxx Europe 600 ditutup menguat 0,3% ditopang oleh penguatan (+1,32%) HSBC Holdings Plc.

Di sisi domestik, BPS merilis neraca perdagangan Indonesia periode Januari 2020 yang mencatatkan defisit USD864 juta atau menurun dari Januari 2019.

Penurunan defisit ditopang oleh kenaikan impor barang konsumsi dan barang modal kendati gejolak ekonomi global menghambat kinerja ekspor nonmigas.

“Beragam kondisi tersebut diatas, berpotensi jadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis NH Korindo Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (18/2/2020).