Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Melemah

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (14/2/2020), dengan penurunan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, dibarengi dengan peningkatan indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 25,23 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 29.398,08. Indeks S&P 500 naik 6,22 poin, atau sekitar 0,18 persen, menjadi 3.380,16. Indeks komposit Nasdaq meningkat 19,21 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 9.731,18.

Para investor terpengaruh kabar yang menyebutkan bahwa Gedung Putih mempertimbangkan untuk memberikan insentif pajak kepada warga AS yang melakukan pembelian saham. Langkah ini dilakukan dalam upaya menjaga kestabilan kondisi moneter AS di tengah penyebaran virus Corona (COVID-19).

Para analis memperkirakan dampak penyebaran virus Corona akan membuat pertumbuhan ekonomi Tiongkok berada di laju terendah sejak krisis ekonomi global 2008 pada kuartal I tahun ini. Namun kondisi akan membaik setelah epidemi tersebut berakhir.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange minim perubahan dari sesi sebelumnya pada Jumat. Harga emas untuk pengiriman April 2020 berada di kisaran US$1.579,60 per ons.

Nilai tukar dolar AS menguat dengan indeks dolar AS naik 0,09 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen, setelah dampak penyebaran virus Corona mulai mempengaruhi pendapatan perusahaan emiten.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 42,90 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.409,13. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan turun 1,22 poin menjadi 13.744,21.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 47 poin, atau sekitar 0,47 persen, menjadi 9.956,80. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melorot 23,78 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 6.069,35.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3023 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,3 persen menjadi 1,1993 euro per pound.