S&P 500 dan Komposit Nasdaq Kembali Torehkan Rekor

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, kembali mencapai angka rekor penutupan pada Selasa (11/2/2020).

Seperti dilaporkan Reuters, indeks S&P 500 naik 5,66 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 3.357,75. Indeks komposit Nasdaq meningkat 10,55 poin, atau sekitar 0,1 persen, menjadi 9.638,94. Indeks Dow Jones Industrial Average berakhir datar dengan pergerkan turun 0,48 poin menjadi 29.276,34.

Wall Street berakhir mixed pada Selasa setelah pimpinan Federal Reserve AS Jerome Powell menyatakan perekonomian AS tidak terpengaruh perlambatan yang terjadi di negara lain sebagai dampak terjadinya penyebaran virus Corona.

Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona mencapai 1.018 orang, termasuk satu korban meninggal di Hong Kong dan Filipina, dengan total jumlah kasus penularan mencapai 43.148 kasus.

Saham perusahaan telekomunikasi T-Mobile melambung 12 persen setelah hakim federal dikabarkan menyetujui berlangsungnya merger dengan Sprint. Saham Sprint meroket 77,5 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange mengalami penurunan seiring meredanya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona. Harga emas untuk pengiriman April 2020 turun US$9,40, atau sekitar 0,6 persen menjadi US$1.570,10 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS. Indeks dolar AS turun 0,09 persen pada Selasa.

Bursa saham Eropa mengalami penguatan pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,9 persen, seiring meredanya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 52,56 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 7.499,44. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 133,81 poin, atau sekitar 0,99 persen, menjadi 13.627,84.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 66,60 poin, atau sekitar 0,68 persen, menjadi menjadi 9.882,60. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 39,09 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 6.054,76.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,3 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2949 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1864 euro per pound.