Indeks Kospi Turun 0,49 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 10,88 poin, atau sekitar 0,49 persen, pada Senin (10/2/2020), menjadi 2.201,07. Volume perdagangan moderat mencapai 600 juta saham senilai 5,33 triliun won atau sekitar US$4,49 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 423 berbanding 395.

Indeks Kospi turun seiring terus berlanjutnya kekhawatiran para investor terhadap dampak penyebaran virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi global. Jumlah korban meninggal dunia akibat virus Corona mencapai 910 orang, termasuk satu korban meninggal di Hong Kong dan Filipina, dengan total jumlah kasus penularan mencapai 40.171 kasus.

“Jumlah korban meninggal akibat penyebaran virus Corona telah melampaui korban meninggal akibat penyebaran SARS pada 2003, sehingga kekhawatiran dampak negatif penyebaran virus tersebut terhadap pertumbuhan ekonomi dunia semakin mencuat,” kata Lee Seung-Hoon, analis Meritz Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing menjual saham senilai 304 miliar won dan 165 miliar won, sedangkan investor ritel membeli saham senilai 435,4 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,16 persen, sedangkan saham SK Hynix melemah 0,50 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics melambung 2,12 persen, sebaliknya saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melorot 0,76 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 0,55 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.187,05 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 10,10 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 7.012,50. Bursa saham di Asia Tenggara diwarnai pelemahan, termasuk juga di Indonesia. Bursa Thailand tutup hari ini sehubungan berlangsungnya perayaan Magha Puja.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 14,52 poin, atau sekitar 0,51 persen, menjadi 2.890,49. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 162,93 poin, atau sekitar 0,59 persen, menjadi 27.241,34.