BEI Harap Transaksi Kontrak Berjangka IDX30 Capai Rp 2 Miliar Per Hari

foto : istimewa

Pasardana.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengharapkan nilai transaksi IDX30 Future atau Kotrak Berjangka IDX30 dapat mencapai 20 kontrak atau Rp 2 miliar per hari.

Hal itu ditopang dengan nilai kelipatan dasarnya hanya Rp100 ribu per kontrak, sedangkan produk sebelumnya LQ45 Futures Rp500 ribu.

Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Laksono Widodo mengatakan, peluncuran IDX30 Futures ini masih dalam tahapan soft launching  dan dimaksudkan untuk mulai membangun aktivitas perdagangan Kontrak Berjangka yang sebelumnya belum aktif.  

“Tantangan utama Bursa dalam tahapan soft launching ini adalah membangun pasar yang belum terbentuk. Mulai dari menambah jumlah investor Kontrak Berjangka yang jumlahnya masih sangat minim, hingga membangun kapasitas Anggota Bursa yang masih kurang pengalaman di Pasar Derivatif. Hal ini tidak mudah, tapi kami harus mulai dari sekarang agar BEI tidak tertinggal dengan bursa-bursa lain di kawasan Asia Tenggara,” ungkap Laksono dalam konfrensi per secara daring, Senin (07/12/2020).

Untuk menopang itu, Kepala Divisi Inkubasi Bisnis BEI, Irmawati Amran menjelaskan, saat ini disiapkan sistem perdagangan digital melalui anak usaha BEI, IDXSTI.

“Aplikasi IDXSTI bisa digunakan oleh AB lain. Sehingga yang perlu disiapkan AB hanya sosialisasi dan pengenalan produk IDX30 Futures ke nasabahnya,” kata dia.

Pasalnya, saat ini baru terdapat satu Anggota Bursa (AB) dari delapan AB Derivatif, yang telah siap melakukan perantara perdagangan IDX30 Future yakni Universal Broker.

Dengan demikian, Irma berharap, pada tahun pertama peluncuran IDX30 Futures akan terjadi 20 kontrak perhari senilai Rp 2 miliar.

“Pada hari ini, sudah terjadi 22 kontrak senilai Rp1,1 miliar,” kata dia.

Untuk diketahui, IDX30 Futures menggunakan jaminan Indeks IDX30 sehingga dapat digunakan oleh investor untuk melakukan lindung nilai atas perdagangan ETF reksa dana yang menggunakan jaminan Indeks IDX30, termasuk lindung nilai atas saham konstituen Indeks IDX30.

Selain digunakan sebagai sarana lindung nilai, IDX30 Futures juga dapat digunakan sebagai alternatif investasi bagi investor tingkat lanjut untuk sarana menjaga keuntungan, baik saat keadaan pasar sedang naik maupun turun. 

Kontrak Berjangka sejatinya akan menjadi alternatif investasi yang terjangkau bagi investor, karena membutuhkan modal yang relatif kecil dibandingkan dengan berinvestasi pada instrumen lainnya.

Modal yang dibutuhkan hanya sebesar marjin yang dipersyaratkan oleh Perusahaan Efek.

Indeks IDX30 merupakan indeks yang bertujuan untuk mengejar peluang dan imbal hasil menyerupai Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Bahkan, seiring dengan peluncuran IDX30 Futures dilakukan bersamaan dengan beberapa penyesuaian peraturan serta kebijakan OJK dan BEI agar perdagangan di Pasar Derivatif BEI menjadi lebih aktif.

Salah satu penyesuaian yang dilakukan adalah Anggota Bursa yang bertindak sebagai pengerak pasar diperbolehkan melakukan kegiatan jual kosong atas jaminan Futures dalam rangka mendukung kuotasi oleh pengerak pasar di Pasar Derivatif.

Adapun kegiatan jual kososng tersebut dapat dilakukan tanpa harus memasukkan harga penawaran jual pada harga yang lebih tinggi dari harga terakhir.