ANALIS MARKET (23/12/2020) : Sentimen Ekternal Berpotensi Jadi Katalis Pergerakan Indeks

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Rabu (23/12), antara lain;

1.Dilansir dari Bloomberg, berikut adalah update terkait pandemi. (1) Virus Covid-19 baru yang muncul di Inggris diperkirakan sudah menyebar ke AS, Jerman, Prancis, dan Swiss. (2) Irlandia memberlakukan pembatasan baru dan mengatakan negara harus menganggap varian baru telah tiba. (3) BioNTech sedang menjajaki opsi untuk meningkatkan produksi vaksin, dan kepala eksekutifnya mengatakan suntikannya mungkin akan berhasil melawan jenis virus baru. (4) Taiwan melaporkan infeksi pertama yang ditularkan secara lokal atau domestic sejak April. (5) Kematian meningkat di New York City. (5) Anthony Fauci, dokter penyakit menular terbaik di pemerintah AS, menerima vaksin Moderna. (6) Sementara itu, rumah sakit A.S. saat ini penuh, dan (7) Jepang bergulat dengan sejarah publik yang tegang dengan vaksin.

2.Uni Eropa berada di bawah tekanan yang meningkat untuk memperlambat kesepakatan investasi besar dengan Tiongkok, seiring dengan kegagalan negara tirai bamboo yang gagal menangani kerja paksa. Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional untuk Presiden terpilih AS Joe Biden, mendesak negara-negara Eropa yang merupakan mitra AS untuk mempertimbangkan praktik ekonomi Tiongkok dalam kesepakatan UE-TIongkok. Sementara itu, pemerintah Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menolak rencana Shandong Gold Mining Co. China untuk mengakuisisi penambang emas yang beroperasi di Arktik Kanada.

3.Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas optimistis investasi di Indonesia akan pulih pada tahun depan dengan pertumbuhan mencapai 6,4% setelah tahun ini cukup terdampak akibat pandemi Covid-19. Dengan demikian, investasi akan kembali menjadi salah motor utama pendorong pertumbuhan ekonomi, selain konsumsi dan ekspor. Berdasarkan data Bappenas, realisasi investasi pada 2021 ditargetkan mencapai Rp 858,5 triliun, lebih tinggi dibandingkan target realisasi tahun ini yang mencapai Rp 817,2 triliun.

4.Diperdagangan Rabu (23/12) pagi ini, indeks Nikkei 225 dibuka naik sebesar 0,39% sedangkan Kospi juga dibika naik sebesar 0,43%. Sedangkan indeks futures di Amerika Serikat, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq naik 0,22%, 0,23% dan 0,10%.

“Beragam kondisi tersebut diatas berpotensi menjadi katalis pergerakan indeks hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Rabu (23/12/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.