INDY Diperkirakan Kembali Rugi Tahun 2020

foto : istimewa

Pasardana.id -  PT Indika Energy Tbk (IDX: INDY) menaksir akan kembali mencatatkan rugi bersih pada tahun 2020, setelah mencatatkan rugi bersih senilai Rp783,2 miliar pada akhir September 2020 dan membukukan rugi bersih Rp252,4 miliar pada akhir Desember 2019.

Isyarat itu disampaikan Direktur Keuangan INDY, Retina Rosabai dalam paparan publik secara daring, Kamis (17/12/2020).

“Kami ekspektasikan akhir tahun ini (tahun 2020)  tidak akan berbalik jadi untung, walaupun pada dua bulan terakhir ini, harga batu bara sudah membaik, tetapi kenaikannya tidak bisa langsung di hitung menjadi harga jual saat ini juga, karena kita punya kontrak-kontrak dari bulan sebelumnya,” papar dia.

Walaupun, sambungnya, produksi batu bara dua anak usaha akan melampau target awal.

Rincinya, dari anak usaha Kideco Jaya Agung sampai dengan akhir tahun mencapai 33 juta ton dari target awal hanya 29 juta ton

“Sedangkan dari PT Multi Tambangjaya Utama sebesar 1,2 juta hingga 1,3 juta ton.

Selanjutnya, dia juga mennyampaikan bahwa, target produksi Kideco Jaya Agung tahun 2021 sebesar 30 juta ton batu bara dan Multi Tambangjaya Utama sekitar 1,4 juta ton.