Lagi-Lagi BKSL Dituntut PKPU Oleh Konsumen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Sentul City Tbk (IDX: BKSL) kembali dirundung perkara PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) oleh pembeli lahan dan properti perseroan.

Terbaru, melalui keterbukaan informasi pada laman Bursa Efek Indonesia, Selasa (15/12/2020), emiten properti itu mengakui terdapat permohonan PKPU terhadap perseroan dengan Nomor Perkara 429/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN Niaga Jakarta Pusat tertanggal 10 Desember 2020.

Jelasnya, pemohon PKPU dengan nama Lucy Santosa menilai perseroan terlambat melakukan serah terima lahan dan bangunan terletak di Jalan Ubud I Nomor 32 senilai Rp600 juta.

Untuk itu, perseroan akan mengajak pemohon PKPU bermusyawarah guna mencari jalan keluar terbaik.

Sebelumnya, BKSL dirundung permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) yang diajukan Alfian Tito Suryansah, seorang pembeli lahan.

Hal itu dimulai dari surat somasi yang dilayangkan Alfian Tito kepada perseroan tanggal 26 Oktober 2020, atas keterlambatan penyerahan unit yang menjadi obyek PPJB yakni di Green Mountain Residence Jalan Gunung Kelimutu Nomor 0076, dengan luas tanah 81 m2.