ANALIS MARKET (01/12/2020) : IHSG Berpeluang Rebound

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (30/11/2020), IHSG ditutup melemah 170,92 poin (-2,96%) ke 5.612,42.

Pelemahan IHSG disebabkan oleh tekanan jual investor asing seiring sentimen negatif rekor tertinggi 6.267 pasien Covid-19 dalam sehari di bulan November 2020.

Kemarin (30/11), rilis data Perkembangan Uang Beredar Indonesia (Okt) tercatat Rp6.780,8 triliun atau meningkat 12,5% (yoy), sedangkan bulan sebelumnya sebesar 12,4% (yoy).

Sementara Wall Street diperdagangan tadi malam (30/11), ditutup melemah didorong aksi profit taking, tetapi masih membukukan kenaikan bulanan terbesar sejak 1987.

Di sisi kebijakan, sentimen terseret setelah Reuters melaporkan bahwa pemerintahan Trump sedang mempertimbangkan produsen chip China terkemuka SMIC masuk dalam daftar hitam serta produsen minyak & gas lepas pantai nasional CNOOC.

DJIA (-0,89%), S&P 500 (-0,45%), dan Nasdaq (- 0,06%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG berpeluang rebound pasca pelemahan yang cukup pada perdagangan kemarin. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Inflasi Indonesia (Nov),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (01/12/2020).