Tekan Pengangguran, Menristek Tantang Generasi Milenial Ciptakan Startup

Foto : istimewa

Pasardana.id - Bangsa Indonesia tengah mengalami bonus demografi. Sebab itu, generasi milenial harus berkontribusi menekan angka pengangguran dengan melahirkan perusahaan rintisan (startup).

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN) Prof. Bambang Brodjonegoro pada webinar yang disiarkan langsung melalui kanal Youtube Daily Social, Selasa (3/11/2020) malam mengatakan, Revolusi Industri 4.0 menjadi momentum bagi anak muda untuk terjun menjadi pelaku usaha berbasis teknologi (technopreneur). 

"Dengan bonus demografi ini kesempatan terbaik Indonesia untuk melahirkan startup lebih banyak atau technopreneur yang kita harapkan mewarnai Indonesia ketika menjadi negara maju di 2045," ujarnya.

Menurut Bambang, bonus demografi ialah jumlah penduduk usia muda relatif dominan dibanding masih dibawah usia 15 maupun diatas 64 tahun.

"Karena itu, bonus demografi dimaknai sebagai suatu kesempatan emas atau kesempatan yang tidak datang dua kali. Memang sudah dimulai sejak 2010 dan akan mencapai puncak pada 2045," katanya.

Bambang pun berharap, banyak startup berdiri di tangan anak muda yang kreatif. Dengan begitu, lapangan kerja bisa tercipta lebih besar sehingga bonus demografi tak berbalik menjadi petaka.

"Dengan lapangan pekerjaan lebih besar, kita harapkan tingkat pengangguran terbuka akan terus turun seperti layaknya negara maju saat ini," ujarnya.