Indeks Kospi Naik 0,94 Persen

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 24,37 poin, atau sekitar 0,94 persen, pada Kamis (26/11/2020), menjadi 2.625,91 yang merupakan angka penutupan rekor baru.

Volume perdagangan moderat mencapai 1,4 miliar saham senilai 12,5 triliun atau sekitar US$11,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 433 berbanding 393.

Angka indeks menguat setelah Bank of Korea (BOK) merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan menjadi hanya berkontraksi 1,1 persen tahun ini dari sebelumnya kontraksi 1,3 persen.

BOK juga merevisi perkiraan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan tahun depan, berekspansi 3 persen dari sebelumnya ekspansi 2,8 persen.

"Revisi yang dilakukan BOK mendongkrak angka indeks," jelas Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News

Investor ritel meraup saham senilai 257 miliar won, sedangkan investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 254 miliar won dan 527 miliar won. 

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 2,1 persen dan 2,26 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing melambung 3,55 persen dan 2,23 persen. 

Saham perusahaan Internet Naver dan Kakao masing-masing melonjak 2,51 persen dan 1,91 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 0,5 persen dan 0,15 persen. 

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan baja POSCO masing-masing melorot 0,28 persen dan 1,02 persen. 

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 4,3 won menjadi 1.104,6 won per dolar AS. 

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,3 persen. 

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 46,90 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 6.636,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Vietnam, dan Thailand menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Filipina melemah. 

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 7,41 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 3.369,73. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 149,70 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 26.819,45.