Beban Keuangan Naik, LPKR Catat Rugi Rp2,3 Triliun Pada Kuartal III 2020

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Lippo Karawaci Tbk (IDX: LPKR) pada akhir September tahun 2020 mencatatkan rugi bersih sebesar Rp2,34 triliun, atau memburuk dibanding akhir kuartal III 2019 yang mencatatkan rugi bersih sebesar Rp1,72 triliun.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan kuartal III 2020 emiten properti grup Lippo ini yang dimuat pada laman Bursa Efek Indonesia, Senin (2/11/2020).

Padahal, dalam laporan keuangan tersebut tertera pendapatan bersih pada akhir kuartal III tahun 2020 sebesar Rp8,48 triliun, atau tumbuh 0,23 persen dibanding periode yang sama tahun 2019 yang tercatat sebesar Rp8,46 triliun. 

Sementara beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp5,25 triliun atau turun 0,37 persen dibanding akhir kuartal III 2019, yang tercatat sebesar Rp5,27 triliun. Tapi beban usaha tercatat Rp2,96 triliun atau tumbuh 2,47 persen dibanding periode yang sama tahun 2019.

Sehingga perseroan mencatatkan rugi usaha Rp622,8 miliar. Ditambah dengan beban keuangan naik 55,6 persen menjadi Rp1,17 triliun.

Selain itu, pada sisi ekuitas tercatat senilai Rp31,23 triliun atau turun 9,13 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp34,37 triliun.

Sementara itu, kewajiban perseroan tercatat sebesar Rp28,84 triliun atau mengalami peningkatan 39,32 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat sebesar Rp20,7 triliun.   

Adapun aset perseroan tercatat senilai Rp60,08 triliun atau tumbuh 9,09 persen dibanding akhir tahun 2019, yang tercatat senilai Rp55,07 triliun.

Patut diperhatikan, kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat minus Rp873,87 miliar, atau membaik dibandingkan akhir III 2019, yang tercatat minus Rp3,07 triliun.