Wall Street Tergelincir Dipicu Lemahnya Penjualan Ritel AS

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street tergelincir pada Selasa (17/11/2020) dipicu lemahnya penjualan ritel di Amerika Serikat.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, turun 167,09 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 29.783,35. Indeks S&P 500 melemah 17,38 poin, atau sekitar 0,48 persen, menjadi 3.609,53. Indeks komposit Nasdaq melorot 24,79 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 11.899,34.

Laporan yang dirilis Departemen Perdagangan AS menunjukkan belanja konsumen mengalami penurunan meski musim belanja akhir tahun semakin mendekat. Penurunan yang terjadi dipengaruhi belum diluncurkannya paket stimulus oleh pemerintah AS.

Daru 11 sektor utama S&P 500, hanya sektor energi dan properti yang berakhir di teritori positif. Sektor utilitas dan kesehatan memimpin pelemahan yang berlangsung.

Saham perusahaan ritel Walmart dan Home Depot masing-masing anjlok 2 persen dan 2,5 persen. Saham Kohl’s meroket 11,6 persen usai mencatatkan perolehan laba kuartalan dan memperkirakan penjualan tinggi pada musim belanja akhir tahun.

Saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla Inc melambung 8,2 persen dipicu kabar akan masuknya saham tersebut ke dalam daftar indeks S&P 500 pada 21 Desember mendatang.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun dipicu tingginnya jumlah kasus baru virus Corona (COVID-19). Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 turun 0,1 persen menjadi US$1.885,10 per ons.

Penurunan harga emas berjangka terbatasi pelemahan nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS turun 0,3 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,2 persen, dipicu berlangsungnya pengetatan pembatasan sosial dalam upaya menghambat penyebaran COVID-19.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 55,96 poin, atau sekitar 0,87 persen, menjadi 6.365,33. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pelemahan hanya 5,14 poin menjadi 13.133,47.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 51,90 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 7.934,30. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, naik 11,52 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 5.483.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,3265 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,3 persen menjadi 1,1171 euro per pound.