ANALIS MARKET (23/10/2020) : Pasar Diperkirakan Menguat Hari Ini

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, beragam sentiment menjadi sorotan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Jumat (23/10), antara lain;

1.Risiko pelebaran outlook Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara masih membayangi kredibilitas pengelolaan fiskal selama tahun ini menyusul tren pemulihan ekonomi yang berjalan lamban. Di sisi lain, penerimaan pajak yang diproyeksi meleset dari target juga makin membebani APBN 2020. Sampai September 2020 lalu total outstanding utang pemerintah telah mencapai Rp5.756,87 triliun atau 36,4% dari produk domestik bruto (PDB). Khusus pada tahun ini, pemerintah telah menarik utang senilai Rp784,7 triliun untuk membiayai defisit APBN yang mencapai Rp1.039,2 triliun atau 6,34% dari PDB.

2.Dana Moneter Internasional atau Internastional Monetary Fund (IMF) menyatakan bahwa kontraksi ekonomi di Asia pada tahun ini akan lebih buruk dari perkiraan sebelumnya. Karena beberapa pasar negara berkembang menunjukkan perlambatan aktivitasnya di saat memerangi pandemic virus corona Covid-19. IMF mengatakan tingkat pertumbuhan Asia tahun ini diprediksi menyusut 2,2%, dan lebih buruk dibandingkan perkiraan IMF pada Juni yang memperkirakan kontrakas 1,6%.

3.Dilansir dari Reuters, sentimen konsumen Inggris turun terbesar bulan ini sejak awal pandemi, menurut survei jangka panjang yang diterbitkan pada hari Jumat. Indeks Keyakinan Konsumen GfK jatuh ke -31 pada Oktober, level terendah sejak akhir Mei dan turun tajam dari posisi tertinggi -25 pada September, serta berada di bawah semua perkiraan jajak pendapat ekonom Reuters.

4.Diperdagangan Jumat (23/10) pagi ini, indeks Nikkei 225 dibuka menguat sebesar 0,21%, sementara Kospi menguat 0,26%. Di sisi lain dari indeks futures di Amerika Serikat, tercatat Dow Jones, & Nasdaq naik masing-masing sebesar 0,05%, sedangkan S&P 500 turun 0,01%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pasar diperkirakan menguat hari ini,” sebut analis SAM dalam riset yang dirilis Jumat (23/10/2020).

Melalui tulisan ini, kami kembali menyerukan kepada seluruh mitra investasi untuk selalu menjaga kesehatan, mengikuti semua protokol kesehatan, menjaga jarak sosial dan fisik, serta seoptimal mungkin untuk melakukan aktivitas dari rumah. Semoga kita berhasil.