ANALIS MARKET (16/10/2020) : IHSG Diperkirakan Masih Akan Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (15/10/2020), IHSG ditutup melemah 70,95 poin (-1,37%) ke 5.105,15.

IHSG melemah seiring aksi profit taking pelaku pasar, pasalnya sudah 8 hari menguat berturut-turut.

Kemarin (15/10), rilis data pertumbuhan Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia (Agustus 2020) tumbuh 5,7% (yoy) menjadi US$413,4 miliar, lebih tinggi dari sebelumnya sebesar 4,2% (yoy) pada Juli 2020.

Di saat yang sama, Neraca Perdagangan Indonesia (September 2020) tercatat surplus US$2,44 miliar, naik 4,72% dari surplus bulan sebelumnya (Agustus 2020) yang sebesar US$2,33 miliar.

Sementara Wall Street tadi malam ditutup melemah karena ketidakpastian stimulus fiskal AS berlanjut.

Disaat yang sama, Perancis mengumumkan darurat kesehatan masyarakat akibat Covid-19, sedangkan Inggris Raya masih memperpanjang lockdown.

DJIA (- 0,06%), S&P 500 (-0,15%), dan Nasdaq (-0,47%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan masih akan cenderung melemah. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Laporan Survei Perbankan Indonesia Q3-2020,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (16/10/2020).