ANALIS MARKET (15/10/2020) : IHSG Diperkirakan Cenderung Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (14/10/2020), IHSG ditutup menguat 43,52 poin (+0,85%) ke 5.176,10.

IHSG berhasil menguat didorong membaiknya rilis data PMI Bank Indonesia Q3-2020 menjadi 44,91%, sedangkan sebelumnya sebesar 28,55% pada Q3-2020.

Di saat yang sama, Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan bahwa dunia usaha mulai membaik yang tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) pada Q3-2020 sebesar -5,97%, sebelumnya sebesar -35,75% pada Q2-2020.

Sementara Wall Street diperdagangan tadi malam ditutup melemah seiring harapan adanya stimulus fiskal sebelum pilpres AS memudar.

Di sisi perusahaan, Goldman Sachs melaporkan pendapatan kuartalan yang jauh melampaui perkiraan, sementara pendapatan Bank of America meleset dari ekspektasi.

DJIA (-0,58%), S&P 500 (-0,66%), dan Nasdaq (-0,80%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung melemah didorong aksi profit taking oleh pelaku pasar, pasalnya sudah 8 hari menguat berturut-turut. Pelaku pasar hari ini akan mencermati rilis data Statistik Utang Luar Negeri Indonesia (Agustus 2020) dan Neraca Perdagangan Indonesia (Oktober 2020),” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (15/10/2020).