Indeks Kospi Meningkat 0,49 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 11,77 poin, atau sekitar 0,49 persen, pada Senin (12/10/2020), menjadi 2.403,73. Volume perdagangan moderat mencapai 832 juta saham senilai 10,5 triliun won atau sekitar US$9,2 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 508 berbanding 324.

Indeks Kospi meningkat untuk sesi kedelapan beruntun berkat penguatan saham sektor teknologi dan keputusan pemerintah Korea Selatan untuk melonggarkan aturan pembatasan sosial.

“Angka indeks naik dipicu pelonggaran pembatasan sosial dan optimisme peluncuran paket stimulus oleh pemerintah Amerika Serikat,” jelas Kim Ye-In, analis Korea Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan asing masing-masing meraup saham senilai 138 miliar won dan 84 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 234 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melonjak 1,17 persen dan 3,14 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics masing-masing meningkat 0,56 persen dan 4,39 persen.

Saham perusahaan internet Naver terjun 2,99 persen, saham Kakao sebaliknya anjlok 1,98 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur baterai lithium Samsung SDI masing-masing anjlok 2,89 persen dan 1,12 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan baja POSCO masing-masing turun 0,28 persen dan 0,48 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 6,5 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.146,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliuti sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,33 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 29,80 poin, atau sekitar 0,49 persen, menjadi 6.132. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 86,39 poin, atau sekitar 2,64 persen, menjadi 3.358,46. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 530.55 poin, atau sekitar 2,20 persen, menjadi 24.649,68.