Wall Street Menguat Dipicu Harapan Peluncuran Paket Stimulus

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Jumat (9/10/2020) dipicu harapan diluncurkannya paket stimulus oleh pemerintah Amerika Serikat dalam waktu dekat.

Seperti dilaporkan Xinhua, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, naik 161,39 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 28.586,90. Indeks S&P 500 meningkat 30,30 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 3.477,13. Indeks komposit Nasdaq melonjak 158,96 poin, atau sekitar 1,39 persen, menjadi 11.579,94.

Meneteri Keuangan AS Steven Mnuchin dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi melanjutkan negosiasi paket stimulus pada Jumat. Paket stimulus diharapkan dapat diluncurkan sebelum pilpres AS berlangsung 3 November mendatang.

Delapan dari 11 sektor utama indeks S&P 500 berakhir di teritori positif, dengan indeks sektor teknologi melonjak 1,54 persen. Indeks sektor energi sebaliknya anjlok 1,58 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Desember 2020 naik US$31,1, atau sekitar 1,64 persen, menjadi US$1.926,2 per ons. Indeks dolar AS turun 0,59 persen.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,6 persen, dipicu optimisme paket stimulus.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 38,62 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 6.016,65. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 9,02 poin menjadi 13.051,23.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, turun 41,90 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 6.950,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, meningkat 34,87 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 4.946,81.

Nilai tukar pound sterling menguat 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2998 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound berada di kisaran 1,1003 euro per pound.