Kerusakan Sistem Picu Suspensi Bursa Jepang

foto: istimewa

Pasardana.id - Bursa Efek Tokyo di Jepang mengalami suspensi sehari penuh pada Kamis (1/10/2020) akibat kerusakan yang dialami sistem perdagangan elektronik. Suspensi tak hanya berlaku di Tokyo, tapi juga bursa-bursa regional di Negeri Sakura.

Seperti dilaporkan Reuters, suspensi perdagangan saham yang terjadi menimbulkan kekecewaan para investor yang berupaya melakukan pembelian saham seiring mencuatnya optimisme peluncuran paket stimulus oleh pemerintah Amerika Serikat.

Bursa Tokyo saat ini memiliki kapitalisasi pasar senilai US$6 triliun, atau sekitar Rp843,45 triliun, terbesar ketiga di dunia setelah Bursa Efek New York dan Bursa Efek Shanghai.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di kala Bursa Efek Korea tutup sehubungan berlangsungnya libur panjang perayaan Chuseok. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 57 poin, atau sekitar 0,98 persen, menjadi 5.872,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia melemah.

Bursa saham di TIongkok, termasuk juga di Hong Kong, tutup sehubungan libur perayaan Hari Nasional Tiongkok.