Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Teruskan Pelemahan

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Kamis (23/1/2020) terpengaruh kekhawatiran menyebarnya virus Corona di Tiongkok dan negara-negara lainnya.

Seperti dilansir Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 26,18 poin, atau sekitar 0,09 persen, menjadi 29.160,09. Indeks S&P 500 meningkat 3,79 poin, atau sekitar 0,11 persen, menjadi 3.325,54. Indeks komposit Nasdaq naik 18,71 poin, atau sekitar 0,2 persen, menjadi 9.402,48.

Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq berakhir di teritori positif setelah Gilead Sciences menyatakan obat Ebola eksperimental yang mereka kembangkan berpeluang untuk digunakan mengobati pasien yang yang terjangkit virus Corona. Sejauh ini, virus Corona telah menyebabkan 18 orang meninggal dunia.

Saham Freeport-McMoran terjun 2,8 persen setelah perusahaan tambang tersebut mengalami penurunan produksi di Indonesia. Saham perusahaan penyedia layanan streaming video Netflix melambung 7,2 persen, rebound dari penurunan tajam yang terjadi pada sesi sebelumnya.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik pada Kamis, dengan harga emas untuk pengiriman Februari 2020 naik US$8,7, atau sekitar 0,56 persen, menjadi US$1.565,4 per ons.

Peningkatan harga emas berjangka terbatasi menguatnya nilai tukar dolar AS, dengan indeks dolar AS naik 0,17 persen menjadi 97,69.

Bursa saham Eropa melemah untuk sesi keempat beruntun pada Kamis seiring mencuatnya kekhawatiran terhadap penyebaran virus Corona. Indeks STOXX 600 Eropa turun 0,7 persen.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 64,25 poin, atau sekitar 0,85 persen, menjadi 7.507,67. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, merosot 127,33 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 13.388,42.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melorot 55,20 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 9.518,50. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, melemah 39,18 poin, atau sekitar 0,65 persen, menjadi 5.971,79.

Nilai tukar pound sterling terhadap dolar AS berada di kisaran US$1,3100 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1866 euro per pound.