Jokowi Ingin Naskah RUU Omnibus Law Cepat Selesai

Foto : istimewa

 

Pasardana.id - Presiden Joko Widodo menginginkan naskah rancangan undang-undang (UU) Omnibus Law dapat selesai secepatnya. Bahkan kalau perlu sebelum 100 hari masa kerja pemerintahan Kabinet Indonesia Maju dimana hari ke-100 ini akan jatuh pada Selasa (28/1) mendatang.

"Saya minta agar naskah RUU-nya selesai dalam minggu ini," ujar Presiden, Rabu (15/1/2020).

Jokowi juga mengungkapkan, dirinya telah membahas penyusunan draf Undang-Undang (UU) Omnibus Law dengan menteri-menteri terkait.

Dua draf UU Omnibus Law yang menjadi fokus yaitu Cipta Lapangan Kerja dan Perpajakan.

Dia kembali mengingatkan jajarannya untuk berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk membahas substansi RUU sebelum diajukan kepada DPR. Kepala Negara ingin proses penyusunan RUU dilakukan terbuka.

"Ini agar pendekatan kepada organisasi-organisasi yang ada juga dilakukan sehingga berjalan paralel antara nanti pengajuan di DPR dan pendekatan-pendekatan dengan organisasi yang ada," ucapnya.

Ia ingin proses ini berlangsung secara pararel bersamaan dengan proses pembahasan di lembaga legislatif.

"Kalau ada persoalan-persoalan segera disampaikan sehingga kami bisa menyelesaikan," katanya.