Wall Street Menguat Dipicu Optimisme Kesepakatan AS-Tiongkok

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street menguat pada Senin (13/1/2020) dipicu optimisme penandatangan kesepakatan dagang fase pertama antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, AS, meningkat 83,28 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 28.907,05. Indeks S&P 500 naik 22,78 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 3.288,13. Indeks komposit Nasdaq melonjak 95,07 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 9.273,93. Indeks S&P 500 dan komposit Nasdaq berakhir di angka rekor.

Saham perusahaan yang bergerak di sektor teknologi mengalami peningkatan yang signifikan. Saham Apple Inc melambung 2,14 persen mencapai rekor. Saham perusahaan induk Google, Alphabet Inc, naik 0,8 persen, juga mencapai rekor.

Saham Tesla Inc meroket 9,8 persen setelah Oppenheimer meningkatkan target harga saham perusahaan manufaktur mobil elektrik tersebut.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Februari 2020 turun 0,6 persen menjadi US$1.550,60 per ons. Indeks dolar AS naik 0,1 persen menjadi 97,457.

Bursa saham Eropa diwarnai pelemahan pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,2 persen, seiring merosotnya saham sektor otomotif seiring perkiraan penurunan permintaan dari Tiongkok.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 29,75 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 7.617,60. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, turun 31,79 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 13.451,52.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, melemah 29,70 poin, atau sekitar 0,31 persen, menjadi 9.543,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 0,96 poin menjadi 6.036,14.

Nilai tukar pound sterling melemah 0,7 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2981 per pound. Terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,75 persen menjadi 1,1652 euro per pound.