Indeks Kospi Melonjak 1,04 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 22,87 poin, atau sekitar 1,04 persen, pada Senin (13/1/2020), menjadi 2.229,26 yang merupakan angka penutupan tertinggi sejak 17 April 2019.

Volume perdagangan moderat mencapai 480 juta saham senilai 6,1 triliun won atau sekitar US$5,3 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 594 berbanding 248.

Investor asing melakukan pembelian saham untuk sesi ketujuh beruntun, membeli saham senilai 258,1 miliar won hari ini. Investor ritel dan institusi masing-masing menjual saham senilai 49,4 miliar won dan 214,5 miliar won.

Seiring munculnya tanda-tanda pulihnya harga semikonduktor, para investor melakukan pembelian saham perusahaan teknologi. Sentimen positif juga berasal dari akan ditandatanganinya kesepakatan dagang fase pertama antara Amerika Serikat dan Tiongkok.

Saham Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,84 persen dan 1,62 persen. “Harga DRAM akan terus meningkat pada kuartal kedua tahun ini sehingga perolehan laba Samsung Electronics diperkirakan terdongkrak,” kata Choi Yoo-June, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan kimia LG Chem melonjak 2,31 persen, sedangkan saham perusahaan kosmetik AmorePacific dan LG Household & Health Care masing-masing melambung 5,22 persen dan 4,54 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing meningkat 0,92 persen dan 1,13 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motor masing-masing naik 1,32 persen dan 0,12 persen, saham Hyundai Mobis sebaliknya merosot 1,02 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 5,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.156 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,61 persen di saat Bursa Efek Tokyo, Jepang, tutup sehubungan berlangsungnya libur Coming of Age Day.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 25,30 poin, atau sekitar 0,37 persen, menjadi 6.903,70. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, dan Vietnam melemah.

Bursa Filipina tutup hari ini sehubungan diberlakukannya kondisi darurat akibat meletusnya Gunung Taal yang berada tak jauh dari ibukota Manila.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 23,28 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 3.115,57. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 316,74 poin, atau sekitar 1,11 persen, menjadi 28.954,94.