ANALIS MARKET (13/1/2020) : Kemungkinan Rupiah Melemah Menuju Kisaran Antara Rp.13.780 - Rp.13.820 per USD

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Aset Manajemen (SAM) menyebutkan, ada kecenderungan koreksi indeks di bursa Asia hari ini, Senin (13/1) terbawa sentimen turunnya indeks di bursa global pada akhir pekan lalu (10/1), ditambah harga minyak mentah dibuka turun pagi ini. 

Adapun mata uang kuat Asia, yen dan HK dolar dibuka melemah terhadap US dolar, yang bisa menjadi sentimen pelemahan rupiah.

“Kemungkinan rupiah melemah menuju kisaran antara Rp.13.780 - Rp.13.820 per USD (kurs tengah Bloomberg),” sebut Lana Soelistianingsih, Kepala Riset/Ekonom SAM dalam laporan riset yang dirilis Senin (13/1/2020).                           

Lebih lanjut, riset SAM juga menyebutkan, Indeks penjualan riil pada November 2019 tercatat membaik baik secara bulanan maupun tahunan, sementara pada Desember 2019 secara bulanan naik tetapi secara tahunan turun.

Penurunan pada Desember ini membuat penjualan riil pada Q4-2019 dibawah Q4-2018.

Ada indikasi konsumsi rumah tangga pada Q4-2019 melambat dibandingkan Q4-2018 yang sebesar 4,97% yoy. Penjualan eceran menyumbang sekitar 60% konsumsi rumah tangga. 

Sementara itu, harga minyak mentah kembali turun cukup tajam, bahkan untuk jenis WTI turun dibawah level US$60 pbrl.

Penurunan ini diantaranya karena tensi konflik AS-Iran mereda, ditambah akan ditandatanganinya kesepakatan dagang AS-China pada 15 Januari ini.

Indeks Dow juga terkoreksi setelah mencapai rekor tertingginya.