Indeks Kospi Meningkat 0,22 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 4,38 poin, atau sekitar 0,22 persen, pada Jumat (6/9/2019), menjadi 2.009,13. Volume perdagangan tipis hanya mencapai 377 juta saham senilai 3,6 triliun won atau sekitar US$3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 488 berbanding 307.

Indeks Kospi menguat untuk sesi ketiga beruntun dipicu positifnya data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru dan meredanya ketegangan antara AS dan Tiongkok. Kedua negara dijadwalkan untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi di Washington bulan depan.

“Positifnya data ekonomi AS, termasuk indeks manajer pembelian dan employment, meredakan kekhawatiran melambatnya pertumbuhan perekonomian dunia,” kata Noh Dong-Kil, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing membeli saham senilai 47,2 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing menjual saham senilai 33,5 miliar won dan 19 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics melonjak 1,31 persen, sebaliknya saham SK Hynix anjlok 1,33 persen. Saham perusahaan galangan kapal menguat, dengan saham Samsung Heavy Industries dan Korea Shipbuilding & Offshore Engineering masing-masing meningkat 1,54 persen dan 3,49 persen.

Saham perusahaan keuangan Shinhan Financial dan KB Financial masing-masing melambung 1,43 persen dan 2,01 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion naik 0,91 persen, sebaliknya saham Samsung BioLogics turun 0,72 persen. Saham Hanmi Pharmaceutical tidak berubah dari sesi sebelumnya.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 3,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.196,90 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 34,10 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 6.647,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 13,74 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 2.999,60. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 113,29 poin, atau sekitar 0,43 persen, menjadi 26.628,82.