Indeks Kospi Meningkat 0,82 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 16,22 poin, atau sekitar 0,82 persen, pada Kamis (5/9/2019), menjadi 2.004,75. Volume perdagangan moderat mencapai 482 juta saham senilai 5,46 triliun won atau sekitar US$4,55 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 474 berbanding 351. 

Peningkatan indeks Kospi dipicu kabar yang menyebutkan bahwa Amerika Serikat dan Tiongkok akan melanjutkan negosiasi perdagangan bulan depan. “Hari ini Kementerian Perdagangan Tiongkok mengumumkan bahwa AS dan Tiongkok sepakat untuk melakukan pertemuan tingkat tinggi di Washington pada awal Oktober. Kabar tersebut menghadirkan sentimen positif di pasar saham Asia,” jelas Choi Yoo-June, analis Shinhan Financial Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Ekspor Korea Selatan terus mengalami penurunan sembilan bulan beruntun seiring berlarutnya tensi AS-Tiongkok di bidang perdagangan. AS dan Tiongkok merupakan importir utama barang produksi Korea Selatan.

Investor asing dan institusi masing-masing melakukan pembelian saham senilai 187,2 miliar won dan 92,8 miliar won, sedangkan investor individu menjual saham senilai 283 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 3,63 persen dan 3,75 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor sebaliknya turun 0,39 persen. Saham perusahaan operator portal internet Naver terjun 2,65 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.200,20 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,08 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 60,20 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 6.613,20. Bursa saham di Asia Tenggara diwarnai penguatan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 28,45 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 2.985,86. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 76,56 poin, atau sekitar 0,29 persen, menjadi 26.446,67.