Indeks Kospi Turun 0,18 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 3,50 poin, atau sekitar 0,18 persen, pada Selasa (3/9/2019), menjadi 1.965,69. Volume perdagangan moderat mencapai 331,1 juta saham senilai 3,8 triliun won atau sekitar US$3,1 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 439 berbanding 364.

Indeks Kospi melemah setelah data terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi Korea Selatan bertumbuh lebih rendah dari ekspektasi, hanya 1 persen pada kuartal II 2019 dari kuartal sebelumnya. Inflasi di Negeri Ginseng mencapai tingkat terendah pada Agustus.

Para analis juga menyebut kegagalan para negosiastor Amerika Serikat dan Tiongkok untuk menyepakati tanggal berlangsungnya pertemuan berpengaruh buruk terhadap sentimen pasar. “Kegagalan tercapainya kesepakatan terkait tanggal pertemuan AS-TIongkok menghadirkan sentimen yang negatif,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.  

Investor asing menjual saham senilai 303,6 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu masing-masing melakukan pembelian saham senilai 248 miliar won dan 41 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,26 persen dan saham SK Hynix melemah 0,77 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Hyundai Mobis masing-masing anjlok 1,91 persen dan 1,39 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan kosmetik reli berkat positifnya data aktivitas manufaktur Tiongkok. Saham Amore Pacific melambung 7,6 persen, sedangkan saham LG Household & Health Care melonjak 4,77 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 4,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.215,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,57 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melorot 6 poin, atau sekitar 0,10 persen, menjadi 6.573,40. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah, sedangkan Bursa Singapura dan Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, menguat 6,05 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 2.930,15. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 98,70 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 25.527,85.