Indeks Kospi Meningkat 0,54 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 11,17 poin, atau sekitar 0,54 persen, pada Jumat (20/9/2019), menjadi 2.091,52. Volume perdagangan moderat mencapai 577 juta saham senilai 5,2 triliun won atau sekitar US$4,4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 492 berbanding 305.

Indeks Kospi meningkat hari ini dipicu optimisme para investor terhadap hasil positif perundingan dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok. “Perhatian para investor kini tertuju kepada perundingan dagang antara AS dan Tiongkok. Pertemuan awal telah dimulai di Washington pada 19 September,” ungkap Roh Dong-Gil, analis NH Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.   

Investor asing dan institusi total membeli saham senilai 225 miliar won, sedangkan investor ritel menjual saham senilai 211 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,1 persen, sedangkan saham perusahaan otomotif Hyundai Motor meningkat 0,4 persen. Saham perusahaan baja POSCO menguat 0,2 persen.

Di sisi lain, saham perusahaan yang bergerak di industri perminyakan, SK Innovation, turun 0,3 persen. Saham perusahaan kimia LG Chem melemah 0,5 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 5,60 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.188 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 13,30 poin, atau sekitar 0,20 persen, menjadi 6.730,80. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura menguat, sedangkan Bursa Thailand, Filipina, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 7,17 poin, atau sekitar 0,24 persen, menjadi 3.006,45. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 33,28 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 26.435,67.