Airbnb IPO Tahun Depan

foto: istimewa

Pasardana.id - Situs penyewaan tempat tinggal Airbnb berencana untuk melakukan initial public offering (IPO) tahun depan.

Seperti dilansir BBC News, Kamis (19/9/2019), rencana tersebut didukung positifnya kinerja Airbnb, dengan pendapatan kuartal II tahun ini mencapai US$1 miliar atau sekitar Rp14 triliun. Airbnb diperkirakan akan meneruskan profitabilitas yang dihasilkan pada 2017 dan 2018 lalu.

Airbnb menyediakan layanan yang memungkinkan para penggunanya untuk menyewakan properti miliknya secara online. Airbnb didirikan di San Fransisko, Amerika Serikat pada 2008 lalu. Sejauh ini, Airbnb menawarkan sekitar 7 juta lokasi properti untuk disewa di 191 negara.

Dua perusahaan berbasis online yang bergerak di bidang transportasi, Lyft dan Uber, telah melakukan IPO tahun ini, namun kinerja sahamnya tidak sesuai harapan. Sedangkan WeCompany yang merupakan pemilik WeWork telah menunda IPO akibat minimnya minat investor.