Indeks Kospi Meningkat 0,46 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 9,62 poin, atau sekitar 0,46 persen, pada Kamis (19/9/2019), menjadi 2.080,35. Volume perdagangan moderat mencapai 484 juta saham senilai 4,6 triliun won atau sekitar US$3,9 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 473 berbanding 340.

Indeks Kospi meningkat dipicu pemangkasan suku bunga yang dilakukan Federal Reserve Amerika Serikat dan harapan akan lancarnya pertemuan antara AS dan TIongkok.

“Fokus para investor sekarang tertuju kepada negosiasi perdagangan AS-Tiongkok. Pertemuan awal antara kedua negara akan berlangsung 19 dan 20 September di Washington,” kata Suh Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing membeli saham senilai 217 miliar won, sedangkan investor institusi dan individu total menjual saham senilai 199 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing melambung 3 persen dan 3,1 persen. Saham Samsung SDI menguat 0,9 persen, sedangkan saham LG Display meningkat tajam 2,4 persen.

Saham perusahaan otomotif Kia Motors dan Hyundai Mobis masing-masing turun 0,7 persen dan 1,6 persen. Saham perusahaan baja POSCO anjlok 1,9 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.193,60 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,6 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 35,90 poin, atau sekitar 0,54 persen, menjadi 6.717,50. Bursa saham di Asia Tenggara diwarnai pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, TIongkok, naik 13,62 poin, atau sekitar 0,46 persen, menjadi 2.999,28. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 285,17 poin, atau sekitar 1,07 persen, menjadi 26.468,95.