Indeks Kospi Naik 0,84 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 17,12 poin, atau sekitar 0,84 persen, pada Rabu (11/9/2019), menjadi 2.049,20. Volume perdagangan moderat mencapai 421 juta saham senilai 5,91 triliun won atau sekitar US$4,96 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 643 berbanding 182.

Indeks Kospi meningkat untuk sesi keenam beruntun pada Rabu dipicu harapan para investor akan pelonggaran kebijakan moneter oleh European Central Bank (ECB). Rentetan peningkatan indeks Kospi yang terjadi merupakan rentetan peningkatan terpanjang sejak peningkatan 13 sesi beruntun pada April lalu.

Selain harapan akan pelonggaran kebijakan moneter ECB, indeks Kospi juga terdukung membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok. “Kabar bahwa Tiongkok akan membeli lebih banyak produk pertanian dari AS juga mendukung peningkatan indeks Kospi,” kata Choi Yoo-Joon, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Bursa Korea akan tutup pada Kamis (12/9/2019) dan Jumat (13/9/2019) seiring berlangsungnya perayaan Chuseok.

Investor asing dan ritel masing-masing menjual saham senilai 287 miliar won dan 334 miliar won, sedangkan investor institusi membeli saham senilai 617 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,32 persen, sedangkan saham LG Display melambung 3,86 persen. Saham LG Electronics dan SK Hynix sebaliknya masing-masing turun 0,62 persen dan 0,60 persen.

Saham perusahaan baja POSCO melambung 6,07 persen. Saham Korea Zinc dan Hyundai Steel masing-masing juga meningkat secara signifikan, yaitu sebesar 1,14 persen dan 2,96 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Celltrion, Samsung BioLogics, dan Hanmi Pharmaceutical masing-masing melambung 2,42 persen, 3,35 persen, dan 2,90 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 2,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.191 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diwarnai penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,08 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 23,90 poin, atau sekitar 0,36 persen, menjadi 6.638. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Filipina, Indonesia, dan Malaysia menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 12,39 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 3.008,81. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 432,58 poin, atau sekitar 1,62 persen, menjadi 27.116,26.