Marak Salah Saji Laporan Keuangan, Industri Pasar Modal Bisa Runtuh

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Dalam satu tahun belakangan ini banyak terungkap kesalahan penyajian laporan keuangan dari emiten di Bursa Efek Indonesia.

Fenomena tersebut, dapat saja menghilangkan kepercayaan masyarakat kepada industri pasar modal dan pada gilirannya meruntuhkan industri pasar modal.

Hal itu disampaikan Anggota Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia, Octavianus Budiyanto di Jakarta, Jumat (9/8/2019) .

“Iya bisa saja,” jawab dia ketika ditanya fenomena tersebut dapat menghilangkan kepercayaan kepada industri pasar.

Namun, dia melanjutkan, fenomena tersebut mencambuk investor untuk lebih teliti dalam membaca laporan keuangan emiten.

“Bisa dicontoh, Lo Keng Hong, investor kawakan yang setiap hari bisa delapan- sembilan jam mempelajari laporan keuangan untuk satu emiten saja,” kata dia.

Ia memahami, saat ini mayoritas investor saham hanya sekilas membaca laporan keuangan, sebelum mengambil keputusan investasi.

“Sekarang banyaknya hanya lihat pertumbuhan laba rugi, tapi tidak mendalami penyebabnya,” kata dia.

Seperti diketahui, dalam enam bulan belakangan ini, OJK telah mengenakan sanksi kepada dua emiten, yakni PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan PT Hanson Intenasional Tbk (MYRX).