Indeks Kospi Meningkat 0,89 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, meningkat 17,14 poin, atau sekitar 0,89 persen, pada Jumat (9/8/2019), menjadi 1.937,75. Volume perdagangan mencapai 644 juta saham senilai 4,91 triliun won atau sekitar US$4 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 525 berbanding 299.

Indeks Kospi meningkat untuk sesi kedua beruntun setelah kekhawatiran terhadap penurunan tajam nilai tukar yuan dan tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok memudar.

“Para investor lega kondisi perekonomian global tidak melemah secara drastis, dengan Tiongkok masih bisa mencatatkan peningkatan melampaui ekspektasi,” kata Seo Sang-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap news.

Para investor juga menyambut baik langkah yang diambil pemerintah Korea Selatan untuk menunda penghapusan Jepang dari daftar mitra dagang yang bisa dipercaya setelah pemerintah Jepang mengizinkan pengiriman produk-produk yang sempat hendak dilarang diekspor ke Korea Selatan.

Investor ritel membeli saham senilai 215 miliar won, sedangkan investor institusi dan asing masing-masing menjual saham senilai 231 miliar won dan 2,3 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 1,17 persen, sedangkan saham SK Hynix meningkat 1,38 persen. Saham perusahaan biofarmasi Celltrion, Samsung BioLogics, dan Hanmi Pharmaceutical masing-masing menguat 0,97 persen, 8,02 persen, dan 7,65 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor, Kia Motor, dan Hyundai Mobis masing-masing melonjak 1,92 persen, 0,93 persen, dan 2,96 persen. Saham perusahaan baja POSCO naik 1,71 persen, sebaliknya saham Korea Zinc turun 0,67 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 1,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.210,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia mengalami penguatan hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,2 persen. Namun dalam sepekan terakhir, angka indeks turun 2,3 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 16,30 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 6.584,40. Bursa saham di Asia Tenggara diliputi sentimen positif, termasuk juga di Indonesia. Bursa Singapura tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan National Day.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 19,80 poin, atau sekitar 0,71 persen, menjadi 2.774,75. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melemah 181,47 poin, atau sekitar 0,69 persen, menjadi 25.939,30.