Indeks Kospi Anjlok 2,56 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, anjlok 51,15 poin, atau sekitar 2,56 Persen, pada Senin (5/8/2019), menjadi 1.946,98 yang merupakan angka penutupan terendah sejak 3 Januari lalu. Volume perdagangan mencapai 626 juta saham senilai 6,46 triliun won atau sekitar US$5,3 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 816 berbanding 66.

Angka indeks terus merosot untuk sesi keempat beruntun pada Senin seiring mencuatnya tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok. Imbal hasil obligasi Korea Selatan juga mengalami penurunan tajam, ke level terendah sepanjang sejarah.

Investor asing dan ritel secara total menjual saham senilai 758 miliar won, sedangkan investor institusi melakukan pembelian saham senilai 734 miliar won.

Selain mencuatnya tensi AS-Tiongkok, pasar saham Korea Selatan juga terpengaruh keputusan Jepang untuk menghapus Korea Selatan dari daftar mitra dagang yang bisa dipercaya. “Sentimen pasar makin memburuk setelah bank sentral Tiongkok membiarkan nilai tukar yuan melemah terhadap dolar AS,” kata Park Hee-Chan, analis Mirae Asset Daewoo, seperti dikutip Yonhap News.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics anjlok 2,2 persen, sedangkan shaam SK Hynix merosot 0,9 persen. Saham perusahaan kima LG Chem dan saham maskapai penerbangan Korean Air Lines masing-masing terjun 4,8 persen dan 4,1 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor tidak berubah dari sesi sebelumnya. Saham Kia Motors melambung 1,2 persen dan saham perusahaan ban Kumho naik 0,4 persen.

Nilai tukar won turun ke level terendah dalam tiga tahun terakhir terhadap dolar AS, merosot 17,30 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.215,30 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang anjlok 1,7 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia anjlok 128,30 poin, atau sekitar 1,90 persen, menjadi 6.640,30. Bursa saham di Asia Tenggara mengalami pelemahan, termasuk juga di Indonesia.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 46,34 poin, atau sekitar 1,62 persen, menjadi 2.821,50. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 767,26 poin, atau sekitar 2,85 persen, menjadi 26.151,32.